Coretan Fans 48 Family: May 2016

Monday, May 23, 2016

Yona

Perhatian!! Bagi mereka yang memiliki mental lemah, diharapkan tidak membaca cerita ini!!
.
Jangan membaca sambil makan atau minum!!
.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka, tidak ada kejadian yang benar-benar terjadi dalam cerita ini!! Mohon maaf bila ada yang tersinggung dengan cerita ini, cerita ini ditujukan hanya untuk menghibur para pembaca saja!! Tidak bermaksud untuk mengejek atau menyinggung!! Ini hanyalah fantasi si author saja!!
.
.
.
Title : Yona - 3 Kali Pertemuan
Genre : Thriller, Horror, Fanfiction, Adult (18++)
Cast :
Viviyona Apriani as Yona
Melody Nurramdhani Laksani as Melody / Imel
Galus Gani Pratamayudha as Gani
.
.
Author : Galus Gani Pratamayudha a.k.a Silent Rose
.
.
.
Yona
.
3 Kali Pertemuan..
.
.

Thursday, May 12, 2016

Come for Killing Part II

Title : Come for Killing Part II
Genre : Thriller, Horror, Romance, Fanfiction, Adult (17++)
Cast :
Galus Gani Pratamayudha as Gani (Silent Rose)
Rusdi Arianto as Rusdi
Elaine Hartanto as Elaine / Ilen
Rendy Okta as Rendy
Jessica Veranda as Ve
.
.
Author : Galus Gani Pratamayudha a.k.a Silent Rose
~
~Happy Reading~
~
~
~~~PoV Author : Bogor~~~
.                                       
“Weleh? Si Gani post story nih. Story apaan, yak?” Pikir Rusdi bingung. Dia saat ini sedang asik bermain Facebook, hobinya itu sudah membuat dirinya sedikit kesulitan dalam berinteraksi, meski sebenarnya dia mempunyai banyak teman. Lelaki yang sangat menyukai hewan bebek itu mulai membuka salah satu thread yang di post oleh Gani, teman Facebook-nya..
.
“Gue baru tau kalau Gani itu suka buat story, kira-kira bagus gak yah story-nya?” Gumam Rusdi penasaran. “Ahhh.. Mending gue baca dulu story-nya, dan semoga aja bagus” Harapnya dengan senang..
.
Dia klik thread milik Gani, “Hmm? Come For Killing, yah? genre utamanya Thriller, Horror? Wah, bakalan tegang nih gue!! Semoga aja seru story si Gani!!”
.
Rusdi pun mulai membaca perlahan, untuk awal cerita dia masih belum menemukan kecocokan dengan genre utama cerita Gani. Tapi memasuki pertengahan, dia pun mulai mengerti. Dengan perasaan tegang, dia membaca cerita Gani sendirian. Saat ini sebenarnya dia sedang berada di kamar seorang diri dengan lampu mati, sekarang pun sudah lewat jam tidur, tepatnya jam 10 malam, tapi itu yang menjadi tantangan tersendiri bagi Rusdi untuk membaca cerita menyeramkan buatan teman dunia mayanya itu..
.
“Ok.. Mulai masuk klimaks!! Gani dari dunia lain coba bunuh Gani yang asli!! Tapi hebat juga tuh anak, gue gak pernah kepikiran cerita kayak gini!!” Pikir Rusdi sambil membaca scene dimana Gani dari dunia lain sedang mencoba membunuh Gani yang asli. Sedangkan saat itu Shania sedang berlari menuruni tangga. Dan saat itulah klimaks yang sebenarnya telah Rusdi dapatkan dimana Shania melihat orang tua Gani dibunuh, lalu Gani palsu pun membunuh Shania dengan cara yang tragis..
.
“Gila!! Gue takut banget!! Tapi.. masih ada lanjutannya?” Pikir Rusdi bingung. Dia pikir cerita itu sudah selesai, tapi ternyata belum. Dia scroll kebawah..
.
“Bener-bener encer otak tuh anak!! Mimpi dihubungin sama dunia nyata, gue gak pernah kepikiran alur kayak gitu. Dimana dia buat cerita, tapi cerita itu jadi kenyataan dengan kemunculan sosok Gani dari cerita, kemudian membunuh Gani sang author” Pikir Rusdi kagum. Dia pun melihat komentar dan berkomentar pada thread itu, tapi tidak ada satu pun balasan dari Gani sendiri..
.
“Sombong juga tuh anak!! Dasar!! Tapi, bagus juga sih story Gani. Apalagi gak banyak orang yang minat buat genre thriller atau horror kayak gitu” Ucap Rusdi kagum. Dia pun menyandarkan tubuhnya pada kursi dan meregangkan tubuhnya..
.
“Ahhh!! Enaknya sih sekarang ya tidur!!” Rusdi pun mematikan kompternya dan bangkit menuju tempat tidur. Dia langsung menjatuhkan tubuhnya dan menarik selimut serta guling..
.
“Haaahh.. Entah kenapa gue gak takut meski gue udah baca cerita buatan si GG itu, padahalnya gue kalau denger cerita horror juga pasti jadi takut sendiri” Gumamnya..
.
2 jam setelah Rusdi tertidur, saat ini jam sudah menujukan pukul 12.20 malam. Keadaan sunyi dan mencekam pun pasti akan terasa jika sudah memasuki jam-jam seperti ini entah dimana pun..
.
‘TUT.. NGIIING..’ Tombol power supply ditekan dan komputer menyala dengan sendirinya, sedangkan sang pemilik saat ini mungkin sedang bermimpi menikah dan melakukan malam pertama bersama Elaine, kekasih Rusdi..
.
“Ohhh.. Ilen.. Lu itu anugerah terindah yang pernah gue miliki!! Nyam nyam nyam..” Ucap Rusdi sambil mengingau. Dia sendiri tidak sadar jika komputernya menyala dengan sendirinya. Pada layar monitor, pointer bergerak sendiri, tetapi mouse sama sekali tidak bergerak. Pointer itu membuka Google Chrome dan langsung menampilkan Facebook, tepatnya thread cerita buatan Gani. Kemudian bergerak menuju bawah dan diam pada epilog cerita itu. Setelah itu, pointer pun bergerak menuju aplikasi Winamp, dan memutar sebuah lagu. Avenged Sevenfold – Nightmare. Lagu untuk mengenang kematian sang drummer, The Rev. Salah satu lagu rock dalam album Nightmare..
.
Saat sudah berputar setengah lagu, Rusdi pun mulai terganggu dengan suara lagunya itu. Perlahan dia pun mulai sadar, dan tepat lagu itu selesai, Rusdi pun membuka matanya dan Winamp pun tertutup dengan sendirinya. Tapi tidak untuk browser..
.
“Perasaan gue tadi denger lagu Avenged, kok sekarang udah selesai?” Gumam Rusdi setngah sadar.. “Cuman---” Rusdi berhenti bergumam ketika menyadari komputernya menyala. Dia pun bangkit dan berjalan menuju komputernya dengan perasaan bingung..
.
“Gue yakin udah matiin komputer, tapi kenapa nyala lagi? Dan kenapa Facebook gue kebuka?” Guman Rusdi. Dia pun segera menutup browser dan mematikan kembali komputernya, lalu dia kembali tidur..
.
~
.
Rusdi sekarang sedang berada di café, dia mengajak Elaine untuk mengisi waktu luang. Sambil menikmati hidangan yang mereka pesan, mereka pun larut dalam obrolan biasa, namun mereka terlihat sangat bahagia sekali. Hingga Rusdi teringat kejadian semalam dimana komputernya menyala dengan sendirinya, padahal sudah dia matikan..
.
“Hehehe.. Ilen kan penakut, ya gue ceritain kejadian kemarin gak apa-apa kali, ya?” Siasat Rusdi untuk menjahili dan menakuti Elaine dengan kejadian nyata pun dimulai..
.
“Sayang? Kamu tau gak? Kemarin kan aku main komputer, terus aku matiin. Dan coba tebak, komputer itu nyala sendiri loh jam 12 malem. Malahan buka Facebook aku”
.
“Hah? Mana ada kejadian kayak gitu. Dasar!! Kamu kebanyakan gadang, jadi ngelindur waktu tidur!!” Ketus Elaine..
.
“Aku serius, Len!!” Bukannya ingin menjahili, Rusdi justru terbawa emosinya sendiri yang ingin membuat Elaine percaya dengan kisah semalamnya itu..
.
“Hmm?”
.
“Gini, tadi sih aku maunya bercandain kamu, cuman gagal. Tapi itu emang nyata, Ilen sayang. Komputer aku nyala sendiri dan buka Facebook sendiri, terus aku juga sebelum bangun samar-samar denger lagu Avenged”
.
“Kok kamu malah makin ngelantur gitu, sih?” Tanya Elaine bingung. Dia lihat wajah Rusdi, dia tidak menemukan kebohongan, artinya kekasihnya itu serius..
.
“Udah ah!! Jangan cerita kayak gitu lagi ke aku!!”

Wednesday, May 11, 2016

Come for Killing

Title: Come For Killing..
Genre: Romance, Thriller, Horor..
Cast : Galus Gani Pratamayudha as Gani
Aninditha Rahma Cahyadi as Anin
Shania Junianatha as Shania
Shinta Naomi as Naomi
Author : Galus Gani Pratamayudha a.k.a Gani a.k.a Silent Rose
~
~Happy Reading~
~
"terima kasih sudah datang!! mohon datang lagi ke mari yah!!"
hanya ucapan syukur dan terima kasih yang bisa dia lakukan dan ucapkan pada semua pengunjung yang mengunjungi tokonya itu dengan sebuah senyuman yang selalu mereka tunjukan. sebuah toko yang indah dan tenang, toko yang di luarnya saja sudah di hias oleh bunga bunga cantik dan wangi dari berbagai macam jenis bunga. dan saat kita membuka pintu dengan bel yang berdering di atas pintu.. maka mata kita akan di manjakan dengan berbagai macam bunga dan tanaman yang sangat cantik tertata rapih di setiap sisi ruangan yang luas itu. terlihat dari beberapa karyawan yang di dominasi oleh karyawan perempuan sedang menata, menyiram, dan juga menjelaskan tentang informasi bunga bunga di dekatnya..
anggrek, mawar, melati, violet. lavender dan masih banyak lagi jenis bunga dan tanaman yang berada di ruangan kaca luas itu. belum lagi di taman luar bangunan itu yang masih lebih banyak lagi. dan pengunjung pun selalu mencapai ratusan setiap harinya, dan bunga serta tanaman yang laku terjual pun tidak kalah banyak dengan pengunjung yang datang..
toko yang buka dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam pun tidak pernah sepi pengunjung, apalagi saat musim liburan. pengunjung yang datang ke toko itu selalu lebih banyak dan beragam. sebuah tempat yang sangat menyenangkan dan juga menenangkan hati dan pikiran kita semua saat mata kita di manjakan dengan warna warni bunga yang tak kalah dengan warna pelangi, dan juga serba harum bunga itu yang tak kalah juga dengan parfum mahal dari para artis..
~
"Nin.. kok lu belum mau balik sih?!! nanti kena begal baru tau rasa lu..!! hehehe.."
"iihhhh..!! apaan sih lu, Gan?!! rese lu!! bilang aja kalau lu nakut nakutin gue kayak gitu supaya gue balik bareng lu kan?!! lagian gak bakalan ada begal kok!! masih jam jamnya rame..!!" protesnya malu..
"hehehe.. ya kan gue yang nge-begal lu nanti.."
"ngapain juga lu capek capek nge-begal gue..!!?" ucap Anin malas..
"ya supaya gue dapetin hati lu itu dong..!!" gombal Gani genit. dan seketika wajah Anin yang cantik pun berubah merah setelah mendapatkan godaan seperti itu. godaan dari anak laki laki bodoh dan gila namun pintar yang selalu saja terus menggoda Anin..
"yaelah..!! hahaha..!!" tawa Gani senang..
"apaan sih lu?!! bego lu!! gue gak mau lu dapetin hati gue!! lu kan SAHABAT TERBAIK GUE..!!" balas Anin tak mau kalah..
"arrgghh.. A.. Anin.. ha.. hati gue hancur..!! ahhhh.. gue mati..!!" kambuh lagi kelakuan Gani yang gila jika sudah di ledek Anin. sikap berlebihannya menjadi dia anak yang aneh di mata temannya, tapi justru itulah yang membuat Anin dan temannya senang melihat Gani menghibur mereka dengan seperti itu. dengan daya tarik seperti itu, dia mampu membuat orang orang si sekitarnya tersenyum dengan tingkahnya..
"iihhhh..!! apa apaan sih lu?!! lebay deh lu!! dasar GILA.!!" rajuk Anin senang sambil memukul mukul Gani..
"GILA.. Gani Itu Love Anin..!! hehehe.."
"ehhh?!! GILA itu Gani Itu Love Aneh..!!"
"gak nyambung..!!" ledek Gani sambil menjulurkan lidahnya. sedangkan Anin pun malah bertambah jengkel dengan anak gila ini. anak gila yang membuatnya juga menjadi gila, anak gila yang selalu mengisi hatinya setiap hari dengn pelangi, anak gila yang selalu terselip di tengah tengah kerumunan banyak orang dan bunga bunga sambil dia berharap kalau anak itu hilang di tempat ini namun tidak juga terwujud dan tidak mau terwujud..
~
"Nin.. emangnya lu gak takut apa nge-kost sendirian?" tanya Gani sambil menyetir mobilnya menembus jalanan dengan perlahan..
"gak kok, gue kan pemberani..!! hehehe.. lagian di sebelah kamar kost gue ada kak Naomi..!!"
"ohhh.. ngomong ngomong.. gue boleh pindah ke kost-an lu gak? kost-an lu bisa nerima semua orang kan?"
"semua orang.. laki kaki, perempuan, orang gila, atau hantu.. hehehe.. dan lu masuk ke kategori 1, 3 sama 4 tuh..!! hantu orang gila..!! lagian kan rumah lu juga masih di kota ini.. ngapain juga nge-kost!!?"
"yaelah Nin..!! gue cuman pingin deket lu doang!! dasar lu Nin..!!" gerutu Gani gusar. sedangkan Anin pun hanya bisa tertawa senang melihat Gani yang marah karena dirinya itu. membalas semua perlakuan gombal dan berlebihannya denga mengejeknya..
"hehehe.. Gani.. lu gak marah kan?" goda Anin sambil tersenyum seksi pada Gani yang menampakkan wajah serius itu..
"diem dulu Nin..!! gue lagi fokus nyetir sama fokus liat jalanan di depan..!! kalau lu godain gue dan gue nanti hilang fokus terus kita nabrak gimana?!!"
"yaelah lu Gan..!! sok serius banget sih lu..!! hehehe.. ya emangnya nabrak apaan dulu?"
"nabrak tukang KECOAK GORENG..!!" balas Gani gemas..
"ehhh?!! tukang kecoak goreng?!! kayak ada yang jual aja lu!! atau lu mau yang jadi tukang kecoak goreng itu?!! hahaha..!!"
"....." Gani pun hanya terdiam mendengar ocehan Anin yang tidak mau diam itu. dia sebenarnya memang memiliki sifat pendiam dan pemalu yang kuat, tapi jika sudah masuk kondisi dimana mereka hanya berduaan.. Anin pasti akan mengoceh terus pada sahabatnya ini, mengganggunya dan membuatnya menjadi lebih gila. bahkan Gani berpikir kalau Anin lebih gila darinya..
~
"jadi gimana Nin? masih ada kamar kosong kan?"
"kok lu ngotot banget sih jadi anak?!! periksa sendiri aja..!! hehehe.. lagian kenapa sih lu mau nge-kost di sini? lu kan masih tinggal dirumah orang tua lu!! masih dalam jangkauan pendek.."
"ya kata gue tadi.. biar gue deket sama lu terus dan bisa nakut nakutin lu pas lu tidur atau lagi mandi..!! hehehe.."
"ehhh?!! dasar cowok mesum lu..!! bilang aja kalau lu mau ngintip gue pas lagi mandi..!!" pekik Anin kaget sambil memukul pundak Gani beberapa kali..
"hehehe.. biarin..!! salah sendiri jadi cewek cantik!!"
"dasar lu!! gak mau!! pokoknya lu gak boleh nge-kost di situ!! gue malah lebih takut lu dari pada hantu!!" ucap Anin ketus sambil membuka pintu mobil dan pergi keluar mobil..
"hehehe.. ya deh iya, gak bakalan kok!! jangan marah dong" rayu Gani masih tetap menggoda Anin. wajahnya sudah memerah panas mendapatkan godaan dan juga kelakuan dari makhluk gila yang menyenangkan itu..
"dah deh!! thanks yah udah mau anterin gue pulang..!!" ketus Anin malu malu..
"hehehe.. jangan di tahan tahan dong neng, nanti sakit loh.. mending keluarin aja biar enak..!!"
"IIHHHH.. DASAR GG!! GANI GILA..!!" teriak Anin kesal sambil kembali masuk kedalam mobil dan memukul Gani sekuatnya. ahhh, Anin di buat kesal oleh kelakuan Gani itu. meski begitu tidak ada rasa marah dan benci pada Gani, seperti hubungan antara adik dan kakak saja yang selalu bertengkar namun tidak pernah bermusuhan..
"hah.. hah.. hah.. rese lu!! dasar cowok gila dan mesum!!"
"hehehe.. tapi lu juga seneng kan gue goda kayak gitu?"
"apaan sih lu!!? gak, tau!! gue gak seneng!! udah deh lu cepet pulang!! anak manja gak boleh pulang kemaleman..!! nanti di marahin mamah..!!" ketus Anin malu malu..
"pffftt.. dasar lu Nin!! gue cium baru tau rasa ku..!!
"gak akan pernah mau gue..!!" ledek Anin sambil menjulurkan lidahnya merahnya dan segera kembali keluar sengaja cepat..
"ahhh..!! sini lu!! gue cium lu!!" teriak Gani sambil mencegah Anin pergi, namun Anin terlebih dulu bisa melepaskan cengkraman tangan Gani di bajunya dan kabur keluar mobil menghindari amukan sahabat yang gila dan berotak mesumnya itu..
"hehehe.. gak kena..!! dah deh Gani..!! bye.." ledek Anib sambil menutup pintu mobil..
"ya deh iya, bye sayang..!! hehehe"
"DASAR GILA LU GANI!! MESUM!! GENIT..!!" teriak Anin kesal, namun pikiran dan hatinya merasa terhibur dengan melakukan Gani. sedangkan Gani pun menutup mengunci pintu mobil dan segera menjalankan.mobilnya..
"hihihi.. Gani..!!" batin Anin gemas..
mobil Gani pun melaju dengan perlahan menjauhi tempat kost Anin yang besar itu. kost-an yang memiliki 20 kamar untuk laki laki dan perempuan..
~
'STEP.. STEP..'
"hmm?" Anin sekarang sedang berjalan di lorong kamar kost itu, tapi ada yang aneh dengan keadaan sekitar.. dia merasa ada yang sedang mengikutinya dari belakang, meskipun kecil, tapi dia bisa mendengarkan suara langkah kaki di belakangnya. tapi saat dia menoleh kebelakang, dia tidak menemukan siapa siapa..
"mungkin cuman perasaan gue aja..!!" batinnya sambil kembali melanjutkan langkah kakinya menuju lantai dua dimana kamarnya berada..
~
"ehh, lu udah balik ternyata Nin?" sapa seorang perempuan yang keluar dari kamar mandi. memberikan aura menggoda dan wangi harum sabun mandi dari tubuh seksinya, apalagi di tambah juga geraian rambut hitam panjang yang basah dan juga wajah yang sangat cantik itu. seperti seorang bidadari yang turun dari langit kahyangan untuk melihat aktifitas di bumi ini..
"kak Naomi? iya kak, aku baru pulang dari toko.. kak Naomi juga baru selesai mandi kan? aduhh, aku jadi gimana gitu liat kakak yang baru selesai mandi..!! seksi seksi gimana gitu, kayak ada aura aura menggoda.. aku juga gak tahan kalau liat kakak yang baru selesai mandi..!! tumben kak mandi malem.."
"ehh? hehehe.. thanks deh buat pujiannya!! iya, kakak juga baru selesai mandi. tadi gue kepanasan di kamar, hehehe.. lu gak mandi juga?"
"hmm.. gak kak, besok aja aku mandinya. lagian aku gak suka mandi malem, dingin kak..!! kalau gitu aku masuk ke kamar dulu kak, aku capek kak!! hehehe.. besok aja kalau mau ngobrolnya.."
"oh iya deh, mimpi indah ya say!! kakak juga mau ke kamar kok..!!"
"kakak juga mimpi indah..!!"
~
"ehh?!! kok lu balik lagi sih? Gani!!"
"hah?!! ngomong apaan lu, Shan?!! balik lagi apaan?!! ya iyalah gue balik lagi, soalnya gue mau anterin si Anin pulang..!!" pekik Gani heran melihat ekspresi Shania yang kebingungan dengan ke datangannya..
Gani pun menaruh bungkusan makanan yang berisi roti bakar dan juga martabak telor untuknya dan temannya..
"lu mau roti bakar? gue beli buat lu juga kok.. tapi si Anin mana Shan? dia di kamar mandi ya?"
"HEH..!! LU ITU NGAPAIN DI SINI?!! ANIN KAN UDAH PULANG SAMA LU TADI..!! NGAPAIN LU BALIK LAGI KE TOKO BUNGA?!! KAN UDAH TUTUP!!? LAGIAN ANIN JUGA UDAH PULANG SAMA LU KAN TADI?!! LU PIKUN YAH?!!" teriak Shania kesal..
"hah?!! maksud lu apaan?!! kan lu tau sendiri kan kalau gue itu pergi ke luar beli makanan buat lu, gue sama Anin..!!?"
"tapi kan lu udah balik lagi kan ke sini?!! gue liat tadi li pulang bareng sama si Anin..!!"
"yaelah nih anak!! di bilangin juga kalau gue baru balik beli makanan!! bukan balik dari nganterin Anin..!! kok lu nuduh gue gitu sih?!!"
"kalau ini emang lu yang asli dan baru balik ke sini dari jajan.. terus yang tadi sana Anin siapa?!!"
"maksud lu?!!"
"iihhhh.. nyebelin banget sih lu!! otak lu jaman mana?!! kan tadi gue udah bilang kalau Anin balik sama lu..!!" teriak Shania kesal..
dan tanpa berbicara lagi Gani pun langsung saja pergi meninggalkan toko itu, dia harus segera pergi ke kost Anin untuk melihat keadaannya..
"GAN.. TUNGGUIN GUE!! GUE PINGIN IKUT..!!"
~
'BRUM..' suara deru mesin mobil pun menggerung dengan keras, dan dengan cepat Gani memacu laju kecepatan mobilnya. dia mempunyai firasat buruk pada Anin, Shania berkata kalau Anin pulang dengan dirinya. padahal Shania sendiri tau kalau Gani pergi membeli makanan, tapi tidak untuk Anin sendiri. Anin tidak mengetahui kalau Gani sebenarnya pergi, dan Gani yang mengajak Anin adalah Gani yang palsu, bukan yang asli..
"AAHHHH..!! GUE GAK BISA HUBUNGIN ANIN..!! SIBUK SIBUK SIBUK..!! DASAR OPERATOR GAK GUNA..!!" teriak Gani kesal..
"LU FOKUS AJA KE JALAN!! GUE AJA YANG COBA HUBUNGIN ANIN ATAU TEMENNYA..!!"
~
"iihhhh.. Gani..!! lu kemana sih?!! lu lagi ngapain?!! kok gak bisa gue hubungin?!!" gerutu Anin kesal. dia pun akhirnya menyimpan ponselnya dan berbaring di atas kasur. dia pandangani langit kamarnya yang berwarna biru muda polos, hanya di terangi lampu belajar saja yang remang remang di atas meja belajarnya, memberikan kesan tenang dan romantis meski tanpa lawan jenis. matanya terfokus pada satu titik dan membuat kelopak matanya menjadi berat, perlahan matanya pun mulai menutup perlahan, namun masih di tahan oleh Anin..
"ahhh.. Gani.. seandainya lu ada di sini, gue pasti tidur nyenyak di pangkuan hangat lu.. ngirup aroma parfum khas lu, parfum mawar yang menggoda dan memabukkan gue sama wanita lain..!!" desah Anin. kelopak mata yang terasa berat pun akhirnya memaksa Anin untuk memejamkan matanya dan pergi tidur untuk masuk ke dunia mimpi.. hanya berselang 10 menit saja dia sudah masuk ke dunia mimpi, tapi..
~
"Gani.." ucap Anin senang..
"hmm? lu ternyata Nin.." balas Gani tersenyum. Anin pun langsung saja memeluk Gani, dan mendekatkan wajahnya dan bibirnya pada wajah Gani. Gani pun ikut mendekati wajahnya dan mulai mengecup bibir Anin, manis.. itu yang terasa oleh Gani. sedangkan Anin kembali menghirup aroma parfum mawar Gani dan rasa mint dari bibir Gani..
"Nin.. gue sayang sama lu, gue cinta sama lu Nin..!! lu mau kan jadi pacar gue?" tanya Gani melepaskan ciuman itu..
"ahhh.. iya Gani.. gue mau jadi pacar lu..!!" jawab Anin senang..
"thanks yah.. gue sayang sama lu, gue cinta sama lu. jadi.."